Kamis, 30 Juni 2011

Lasagna Pangsit Tempe

Yay! its another recipe, from MKH Challenge :)

Lasagna Pangsit Tempe



Bahan Saus :
a. 100gr tempe segar yang dipotong kotak kecil.
b. 60gr butter/mentega atau olive oil secukupnya untuk menumis (saya pakai olive oil).
c. 1/2 sdt garam, 1 sdt gula (optional ya)
d. 50gr bawang bombay diiris tipis
e. 2 buah tomat merah, yang dikuliti (saya rebus dulu supaya mudah mengulitinya dan lebih lunak).
f. 30 ml air matang
h. oregano sesuai selera (saya pakai 1 sdt karena suka aromanya).

Bahan Lasagna :
a. Pangsit 5 lembar (bisa dibuat sendiri, namun saya pakai yang sudah siap pakai. Celup ke air panas sebentar supaya matang sebelum dipanggang).
b. Keju cheddar parut sesuai selera
c. Susu cair rasa plain secukupnya (saya pakai merk Diamond rasa plain 100ml).

Bahan tambahan :
a. daun mint untuk garnish
b. keju cheddar parut

Cara membuat :

1. Untuk membuat saus : tumis bawang bombay sampai wangi, masukkan air matang.
2. Masukkan tempe yang sudah dipotong kecil-kecil, kemudian tambahkan gula, garam, dan oregano.
3. Pastikan tempe matang, kemudian masukkan tomat yang sudah lunak. Bejek-bejek sampai tercampur dengan tempe.
4. Atur bahan lasagna dan saus ke dalam wadah kecil tahan panas, saya pakai wadah bulat diameternya kira-kira 10cm. Urutannya sbb : kulit pangsit, saus tempe, keju parut sesuai selera, susu 20ml. Ulangi sampai layer paling atas adalah pangsit terakhir dan tabuti keju cheddar parut.
5. Panggang dalam oven (saya pakai oven tangkring) selama 30 menit dengan api kecil.
6. Keluarkan dari oven, pindah ke piring dan sajikan dengan garnish daun mint . Enak dinikmati hangat-hangat.

Untuk 2 potong

24 goin on 25 weeks :)

Senin minggu ini akhirnya resmi pindahan gedung (buka pindah company yaa) ke lantai 17. So cool! meja, lemari, bersih, nuansa putih. Ambiencenya juga bagus, remang2 terang (haiyah gimana tu). Suasana kerja lebih enak karena seruangan sekarang banyak orang (yang dulu cuman berempat, aku n 3 temen lainnya dikandangin karena banyak hal yang bersifat confidential).

Harapannya : otak makin fresh, produktivitas meningkat, kerjaan baru bisa diatasi dengan mudah (sekali lagi aku bukan pindah company, hehe..aku mutasi internal aja, jadi pegang area HR yang kali ini berhubungan dengan angka dan sistem..).

Kenyataan : kondisi hamil makin besar, makin malas, makin suka pusing, makin ga konsen, akhirnya seminggu ini stuck ga ngerjain apa-apa.

Huhu bukannya ga profesional dan menyalahkan dede di dalam perut ya, tapi gimana ni...curhat boleh dooong (hihihi). Boleh juga kali ya sekali-sekali complain..
Soalnya emang namanya hamil anak pertama dan kedua bisa beda.
Waktu jaman si Baby A alias Aubrey alias Rara, dulu malah makin intens kerjanya, dinilai bagus sama atasan, pokoknya di atas standar (walaupun waktu itu gila-gilaan munti2nya, makan keluar lagi, dan waktu itu cuma bisa makan nasi telor kecap, plus susu sebanyak2nya).

naaah waktu si Baby B alias..bayi kedua..alias belum tau namanya siapa ini dede dalam perut :D, aku tak biso minum susus, olwes keluar lagi. hiks hiks..tapi munti2 cuma sampe 5 bln, walau sekarang kalau telat makan dikit langsug enegnyooo..makanya baru 6 bulan udah naik 14 kilogram (waa bagaimana iniii hee).suka pusiiing(ga suka sih maksudnya sering), kayaknya AC gedung baru kurang bersahabat juga..udah gitu baru sekarang suka nyut2an bagian selangkangan sama perut bagian bawah. kalau jalan suka rada2 sakit. baca di TUM, ada thread SPD, alias Symphysis Pubis Dysfunction. Bisa dilihat lebih lengkap ni di sini.

yah intinya sih doakan saya semoga sampai nantinya menuju ke bulan-bulan selanjutnya sehat2 aja si baby, trus maknya juga bisa produktif seperti dulu (cieeeh mengenang masa lalu..emang ya kenapa kebanyakan Gemini suka banget hidup di masa lalu).

Terimakasih sebelumnya. :*

Rabu, 04 Mei 2011

Second Pregnancy

Haiiiii! Its been a while yaa..hehe :D.Lama ga nengok2 blog ini apalagi ngisiii lembaran baru :p. Terakhir posing foto mama untuk #ModernMamaContest on TUM, soalnya bisanya cuma buka blogspot di kantor, di rumah lagi ga ada lepitong..

And, my mom's story jadi favorit no 2!uuuh senangnya! ini karena vote dari temen-temen di TUM euy. Nah, yang sedih, kalau jadi favorite number one dapet boba lagi lho! jadi kan aku bisa lelang boba ke yang lebih membutuhkan (lha udah punya satu dari #TUMHariIbu kemarin *sombong*). Akhirnya dapet sleepywrap, yah jadinya akan dipakai, soalnya kan bentar lagi si dede lahiran *masi Oktober woiii..,masih panjang deng perjalanan*. Kalau liat temen2 pada nyebut calon babynya lucu2 ya...kayak Inga, dulu si Attar sebelum lahir nyebutnya #babytoo. Arsa-nya Bunnia waktu masi di peyut namanya Lucky. Ning_Ghaida nyebutnya Utun (walau sedih soalnya akhirnya temen saya ini kehilangan bayinya :'(..hiks). Jadi pengen ngasi "nama" nih..apa yaa?

Yang jelas seeeh, semenjak hamil yang kedua ini :
1. Tetep mabok all the way, tapi lebih mendingan daripada si Rara dulu yang every second terasa muel2
2. Lebih macho, apalagi rambutku sekarang kupapras abiess
3. Lebih maju perutnya (apa karena sisa lemak hamil pertama yak?hihihi)
4. Lebih males dandan, lebih2 dari pas Rara
5. Kulitnya gampang kering and katanya ga shiny kayak hamil Rara dulu
6. Lebih boros soalnya ngemil mulu pengennya
7. Lebih sering menang kuis/kontes online(antara rejeki bayi sama karena emang sering ikutan kuis/kontes online, soalnya waktu hamil Rara dulu ga pernah buka internet *sotoy abis, kayak ga grogi aja mau punya anak*
8. Suami tambah sayang, soalnya tiap pulang kantor adalah tugas beliau untuk mengerjakan mencuci piring, bikin air panas, bikin susu buat Rara (semenjak ga ada asisten :)).
9. lebih emosional, suka ngedumel, gampang tersulut, bisa marah sama orang (waktu pas ga hamil, aku org yang kalem n cool. pas hamil Rara, jadi baik banget. sekarang berasa evilish sidenya muncul..hikikiki..kalo habis esmosi n ngomel, trus berdoa sama Tuhan minta maap. Kalau masi ada orang yang sempet dimarahin, pasti aku minta maap.huaaa)
10. lebih malessss, capekannn...hmmmmm....

apalagi yaaa...hmhmhmhm...tambah sering pulang malem karena sekalian tungguin suami jemput dari kantor baru (yang kira2 makan waktu 1 jam-an), tapi ga pas kayak hamil Rara. Pulang malem produktip, kerjaan banyak yang dibabat. Kalo yang ini moody banget. Hmmm mudah2an berubah deh, pengen produktip lagi..:)

oahmmm,,,ya sudahlah kapan2 sambung cerita yaaaa...

Rabu, 23 Februari 2011

Weaning With Nekadz

Baca-baca weaning with love alias WWL, I wondering...bisa ga ya terjadi padakyu and Rara?Hmmmm..Rencana sebenarnya adalah 2 tahun umur Rara, baru deh mikirin cara WWL ini, dan cari tau gimana caranya. Tapi karena anugerah dua garis Januari 2011 yang lalu, sooo....markicep alias mari kita percepat cari taunya. Hehe.

Awalnya gue masih kekeuh mau nyusuin toh sesudah tanya ke AIMI via twitter, its okay kalau emang ibu hamilnya ga ada sejarah melahirkan bayi prematur, atau komplikasi di kehamilan sebelumnya. Tapiiii kok setelah tandem nursing ini guenya lemes yaa..beda banget kehamilan pertama sama kedua, mungkin karena udah "turun mesin" juga kali? haha bahasa gue.

Setelah browsing-browsing, akhirnya nemu beberapa tips. Dari TUM juga ada obrolan mengenai WWL ini. Tapi entah kenapa, setelah gue baca2, pada akhirnya gue udah nothing to lose aja, maksudnya pasrah ;p. Gue sudah memutuskan dan memantapkan hati di suatu malam. Beberapa tips gue ambil dari artikel ini, yang ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber (Lalecheleague, WHO, breastfeeding.com) oleh Luluk Lely Soraya Ichwan ((Luluk Lely Soraya I adalah seorang ibu dari seorang putri, pemerhati masalah ASI & kesehatan keluarga, Lactivist, dan narasumber rubrik OASE di RAS FM 95.5 tiap sabtu pkl 9-10 pagi).

Berikut :
1. Lakukan proses menyapih secara perlahan.
Mis. Mengurangi secara bertahap frekuensi menyusu. Biasanya 4 x sehari maka secara perlahan diubah 3 x sehari terus hingga akhirnya berhenti.

Rara emang semenjak 1 tahun lebih udah minum UHT, jadi nyusunya sama gue kalo malem doank. jadi secara tidak langsung, gue udah perlahan-lahan mengurangi frekuensinya mpe jadi cuma 1 kali.

2. Alihkan perhatian anak / sibukkan anak dg hal lain.
Bisa dg membacakan buku ke anak, bermain, bernyanyi, dsb. Hingga anak melupakan saat menyusu.

Berhubung tiap malem sebelum tidur ritualnya adalah nyenyen sambil nonton in the night garde, jadi sesuai tips kedua ini tantangan gue adalah membuat Rara konsen onli sama In The Night Gardennya. Dan gue gagal dong sodara2 for first attempt.

3. Kunci utama : Bina komunikasi yang baik dg anak.
Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk mengerti kata2 dari orang di lingkungannya.

Dari awal, gue n hubby selalu berusaha jaga kata-kata di depan Rara, dan kami berusaha untuk berbicara layaknya Rara sudah mengerti dengan bahasa yang kami gunakan juga (maksudnya ga pake dicadel2in gt etc).

4. Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah.

Bener banget ini, tapi di malam itu Rara biasa aja makanya gue memberanikan diri pada akhirnyo,

5. Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain spt empeng, botol susu, bantal, dsb.
Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sbg figur yang melengkapi sang ibu. Sekali lagi bina komunikasi yg baik dg anak.

Gubraksss. Ini yang ga bisa gue laksanakan. Karena gue keburu-buru, jadinya sampe sekarang kalau malem Rara masih minum pake botol. Tapi di malam weaning itu, yang terjadi adalah Rara langsung bobo karena kecapean nangis2.

6. Hindari menyapih secara mendadak/langsung.

Ini juga tips yang gak gue laksanain, huahuahua. Hu ha hu ha. Sambil nari hula hula. Ya itu tadi, karena buru2 jadinya mendadak pas satu malem tadi gue kasih Rara prolog bahwa Rara udah ga bisa nyusu lagi ke gue " Rara, Rara mulai sekarang ga bisa nyusu ke mama ya. Mama sakit, dan udah ga ada susunya lagi. Ya ya ya?" Rara bengong and tetep ngusel2 minta nyenyen :D


7. Terakhir, KOMUNIKASI, komunikasi dan komunikasi.
Ajaklah anak berkomunikasi dan berdiskusi. Jelaskan dg baik alasan dan langkah menyapih yg akan dilakukan.

Ini udah gue lakukan dan berulang-ulang (di satu malem itu sadja hahahaha).

Ni another tips from her :
Apalagi tanpa komunikasi apapun dg si anak. Ini dapat menyakitkan hati sang anak.
Jangan sampai anak merasa bahwa dg manyapih sang ibu membencinya, dsb.
Pemberian jamu pahit, memaksa anak utk tidak menyusu pada ibunya, dsbnya dapat merusak bonding atau ikatan batin yg terbentuk sejauh ini dalam proses
menyusui. Amat sangat disayangkan jika hal ini terjadi. Karena ikatan indah tsb ternodai akibat proses menyapih secara mendadak tadi.


Yah setelah bahasan singkat di tiap tips tadi, yang terjadi di malam itu adalah tangisan tanpa henti si gadis kecil, dan sambil gue peluk-peluk, gue bilang kalau gue tetep sayang sama dia. Bokapnya Rara ikutan bingung mondar-mandir. Nangisnya beberapa saat di kamar, habis gitu minta keluar ke ruang tamu. Trus masuk lagi ke dalam kamar. Setelah berjibaku 1 jam-an, si Rara lelah dan akhirnya menyerah di pelukan gue. Tidur dengan tangisan. Dan sampai pagi dia bobo di dada gue.

Sorry honey, mama pun sedih. Tapi ini demi kebaikan kita bersama ya...:')
Luv u always sweety....

Jika proses penyapihan dilakukan dg baik, maka anak2 kita akan tumbuh menjadi anak yg cerdas, sehat dan berakhlak baik. Karena sang ibu mendidiknya melalui masa menyusui dan masa menyapih dg cinta.

Jumat, 21 Januari 2011

(Many Treasures )When In Clinique Beauty Workshop

Last week, hubby had a tour to Thailand and Cambodia with his officemates. So I decided to have some "me-time" for my self. Yippiiie! Hubby said yes when I was telling him about me attending beauty workshop held by Mommies Daily and Clinique. The workshop was on Januari 15th 2011, the exact day of my mom's bday.The beauty workshop held at Mulia Hotel, Freesia Room. Excited!

I was curious about the product of Clinique. I had ever take the beauty workshop at my office, and it worked well on my face ( a lot of my colleagues said that, and commented that my face was brighter than usual). Unfortunately, I was not a good decision maker for fashion and make-up things. I bought nothing at that time.

This year, Clinique held a Treasure Hunt Contest, and it seems wonderful. So I tried to join, and turned out I should come to Clinique counter (which we were eligible to choose one) and would have some skin consultation there. I did too, with my private consultant named Rina. She was very helpful, I really appreciated on how she explained many things and answering my thousand questions without asking me for buying their products. Salute! She helped my hubby too, since he had some skin's problem. I finally bought Clining Liquid Cleansing Soap, it left my skin's face moist and not too much suds. Love it!


(picture taken from Junita-kinderplay.blogspot.com)
Then, the story havent begin yet. On 15 January, I experience a lot from attending my 2nd beauty workshop. First, I met new friends, such as : Lita, Affi, Hanzky, Vanya (from Mommies Daily, they're so warm :), nice to meet you all). Bheboth, and Citra the model of makeover with clinique (hello darling :)), Yenchi ( I was suprised, cuz I ever saw her in a magazine, she won a competition. At that time, I saw her in person, amazed! :)), Finnora (i love to chat with you, seems there wouldnt be the end :)), Junita (Junita is the owner of kinderplays, I amazed that the beauty workshop was her first social event for the last 4 years, nice to talk with you kaka Junitaa :)). And there were ore excitements, one of them was Snowice Serouni ;p

Couldn't wait to see you again gals!

PS : I am a responsible person to tell you all that Metromini 74 is not an option for you who want to reach Ciputat from Blok M, take the 75!*notesfromavictim*